Beberapa waktu yang lalu, suami pindah kerja ke area kuningan Jakarta. Sementara rumah kami yang ada di Bogor membuat jarak tempuh untuk bekerja sangat jauh. apalagi harus dilakukan tiap hari selama 5 hari dalam seminggu.
Walaupun ada KAI, kereta Bogor Jakarta penuhnya minta ampun. Jadi meletihkan sekali untuk dilakukan tiap hari, cukup menguras waktu dan tenaga suami.
Apalagi waktu bila curah hujan cukup tinggi. Tidak lucu kan kalau malah jadi sakit dan malah tidak bisa produktif?. Setelah mempertimbangkan banyak hal, akhirnya aku dan suami memutuskan untuk menyewa unit apartemen dengan aku ikut turut serta tentu saja.
Tidak seperti kos kosan biasa atau kontrakan, apartemen memiliki fasilitas yang cukup lengkap layaknya rumah tinggal biasa. Terutama karena adanya kitchen set yang memudahkan aku memasak selama tinggal di sana, sehingga bisa lebih menghemat budget dan lebih sehat.
Soalnya nih, tubuh kami ini kalau enggak dikasih asupan makanan sehat seperti sayuran dan buah selama beberapa hari, seringnya malah protes dengan menunjukkan gejala-gejala sakit. Sayuran yang aku maksud adalah yang aku masak sendiri, bukan sekedar beli di restoran yang mungkin tidak memenuhi standar olahan yang sehat menurut aku.
Alasan lainnya, sebab ini akan jadi kesempatan bagus untuk kami mendapatkan pengalaman pertama kali tinggal di apartemen, setelah sebelumnya kami urungkan karena beberapa pertimbangan.

Setelah melakukan pencarian di beberapa apartemen yang ada di sekitar kantor suami yang di Kuningan, kami memutuskan untuk menyewa unit di apartemen Gateway Pesanggrahan.
Memang area apartemen Gateway Pesanggarahn ini ada di jalan Ciledug Raya, tetapi setelah di amati ternyata transportasi untuk ke kantor suami yang ada di Mega Kuningan mudah sekali.
Di depan persis apartemen Gateway Pesanggrahan terdapat halte bus TransJakarta Pertukangan Utara. Dan dari halte Pertukangan Utara itu ada bus langsung ke kuningan 13 E. E itu singkatan dari ekspress, langsung dan hanya berhenti di beberapa halte bus TransJakarta saja.
Dan paling menyenangkan adalah, bus TransJakarta dari depan apartemen Gateway Pesanggrahan tersebut mempunyai jalan sendiri di atas seperti jalan layang, jadi beneran anti macet.
Bila kita ingin ke arah Sudirman atau Fatmawati, bisa turun di Halte CSW atau Kejaksaan Agung. Halte Trans Jakarta CSW ini adalah halte transit sehingga dari halte Kejaksaan Agung ini kita bisa kemana saja. Dan yang paling penting adalah Halte CSW ini terhubung juga dengan MRT. Karena pertimbangan kemudahan transportasi tersebut, maka kami memilih apartemen Gateway Pesanggrahan ini.
Sebenarnya ada hal lain yang menjadi pertimbangan kami. Apartemen Gateway Pesanggrahan ini harga sewa nya sangat masuk akal dan tidak membuat kening berkerut. Biaya hidup di sini pun termasuk tidak mahal. Dan paling penting lagi di sekitar Apartemen Gateway tersebut banyak sekali resto dan jenis makanan lain. Jadi kalau tiba tiba malas masak, bisa membeli makanan kelas jajanan pinggir jalan atau restoran di sekitar apartemen Gateway Pesanggrahan ini.
Unit apartemen yang kami sewa berupa tipe 2 BR dengan ukuran 33 m2, cukup lah untuk kami berdua tinggal tanpa merasa sumpek. Unit apartemennya memiliki fasilitas yang cukup lengkap, yaitu AC, free wifi, Netflix, kamar mandi dalam, satu kasur double yang memudahkan bila ada kelurga yang datang menginap, lemari es, lemari pakaian, meja dan kursi kerja, serta kitchen set.
Dari balkon unit kami juga bisa melihat pemandangan Kota Jakarta dari ketinggian. Lumayan bisa menyegarkan mata yang penat terus-terusan menatap layar laptop. Saat malam hari, aku sengaja buka gorden jendelanya, biar pemandangan malam Jakarta dengan lampu-lampunya bisa kelihatan syahdu dari dalam unit.
Melihat pemandangan luar unit sambil rebahan nonton Netflix membuat kami relax setelah aktivitas kerja yang tinggi di siang hari.

Di sekitar apartemen Gateway Pesanggrahan ini juga ada minimarket seperti Indomaret, Alfamart dan Family Mart. Ada juga Janji Jiwa, Mixue, Cotti Coffe, Wallace, Richees, Hoka Hoka Bento, Cool City, Momoyo. Ada juga Emado, Mie Gacoan, Starbuck, Subway bahkan kalau mau belanja kue pun bisa ke toko kue Majestik yang semuanya bisa dilakukan dengan jalan kaki.
Kadang kalau sedang bosan, aku juga sering ke mini market atau Familymart tersebut untuk jajan atau belanja kebutuhan harian.
Sementara suami sibuk bekerja dan belajar di dalam unit tentu saja. Kadang aku juga duduk duduk di coffe shop yang ada di sekitar apartemen ini. Suami juga pernah ketemuan dengan teman-teman kerjanya sambil ngopi di Starbucks yang tidak jauh dari Apartemen yang kami tempatu ini. Intinya apartemen Gateway Pesanggrahan ini letaknya strategis, bahkan sangat mudah bila ingin ke Blok M Plaza, Gandaria City, Pondok Indah atau bahkan untuk ke Grand Indonesia.

Dari pengalaman tinggal di apartemen, dapat dibuat beberapa kesimpulan tentang kelebihan dan kekurangan menjadi penghuni apartemen. Poin-poin yang akan aku bahas tentu bersifat individual dan bergantung pada unit apartemen yang dihuni.
Benefit Tinggal di Apartemen
Privasi Terjaga
Tinggal di apartemen bisa menjadi pilihan yang bagus jika kita tidak terlalu suka suasana bertetangga yang mengganggu privasi kita atau tidak punya banyak waktu untuk bersosialisasi dengan mereka.
Ini karena selama kami tinggal di sana, kami tidak pernah bertemu dengan tetangga kanan atau kiri. Sepertinya tidak ada kebiasaan untuk saling tegur sapa, bahkan jika kami bertemu dengan penghuni lain di dalam lift, yang menurut aku bagus.
Sepi dan Tidak Bising

Di dalam apartemen, sepanjang selasar, tidak ada orang. Sangat jarang bertemu dengan orang lain di lantai yang sama. Sebab tidak ada suara-suara yang mengganggu, aku pikir ini adalah tempat yang bagus untuk orang yang suka ketenangan.
Mempunyai pemandangan yang indah
Tinggal di apartemen pasti akan menyenangkan bagi mereka yang suka melihat kota dari ketinggian, seperti kami. Terutama saat malam tiba, ketika banyak bintang bertaburan di langit dan lampu-lampu dari perumahan di bawahnya dinyalakan dan bisa melihat gedung gedung tinggi berkilau di kejauhan. Tinggal seduh teh hangat dan menikmati pemandangan, perasaan kita menjadi santai dan tidak stress.
Keamanan Yang Terjamin
Apartemen ini memiliki banyak keamanan, jadi tidak mudah bagi orang untuk keluar masuk sesuka hati.
Sementara kekurangan tinggal di apartemen adalah parkirnya memang agak rumit bila kita membawa kendaraan pribadi seperti mobil. Tetapi dengan kondisi Jakarta yang macet dimana mana. biasanya mobil kami tinggal di apartemen dan hanya di gunakan bila akan pergi di hari libur.
Apartemen yang berada di lokasi yang strategis, dekat dengan beberapa lokasi penting di pusat kota merupakan faktor penting dalam memilih tempat tinggal. Meskipun tinggal di apartemen memiliki kelebihan, ada juga kekurangan.
Jika kita harus menginap untuk waktu yang cukup lama atau bila tempat kerja kita berada di pusat kota, aku mungkin akan memilih apartemen karena menghemat waktu dan tenaga. Ini memungkinkan kita untuk lebih fokus pada hal-hal penting dan tidak terganggu oleh stres yang timbul dari perjalanan harian ke kantor. Juga karena apartemen memiliki semua yang aku butuhkan untuk menghemat uang dan hidup sehat.